{"id":124,"date":"2025-07-02T15:05:05","date_gmt":"2025-07-02T15:05:05","guid":{"rendered":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/?p=124"},"modified":"2025-07-02T15:05:05","modified_gmt":"2025-07-02T15:05:05","slug":"kuliner-malam-di-jogja-yang-wajib-dicoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/kuliner-malam-di-jogja-yang-wajib-dicoba\/","title":{"rendered":"Kuliner Malam di Jogja yang Wajib Dicoba"},"content":{"rendered":"<h1>Kuliner Malam di Jogja yang Wajib Dicoba<\/h1>\n<p>Yogyakarta, sering disebut sebagai Kota Pelajar, bukan cuma terkenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya, tetapi juga dengan kuliner malamnya yang menggugah selera. Saat matahari tenggelam, kota ini berubah menjadi surganya para pecinta kuliner dengan beragam makanan yang siap memanjakan lidah. Berikut adalah beberapa kuliner malam di Jogja yang wajib Anda coba.<\/p>\n<h2>1. Angkringan KR<\/h2>\n<p>Ketika berbicara tentang kuliner malam di Jogja, angkringan menjadi salah satu ikon yang tak bisa dilewatkan. Salah satu angkringan yang cukup terkenal adalah Angkringan KR. Terletak di dekat Kantor berita Kedaulatan Rakyat, tempat ini menyajikan aneka pilihan nasi kucing dan sate-satean dengan harga yang sangat terjangkau. Suasana sederhana dan ramah, menjadikan Angkringan KR tempat yang sempurna untuk menikmati malam Yogyakarta.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Nasi Kucing Sambal Teri<\/li>\n<li>Sate Usus dan Telur Puyuh<\/li>\n<li>Wedang Jahe<\/li>\n<\/ul>\n<h2>2. Gudeg Pawon<\/h2>\n<p>Gudeg bukan hanya santapan pagi, tetapi juga bisa dinikmati saat malam tiba. Gudeg Pawon adalah salah satu tempat yang menyajikan gudeg khas Yogyakarta di malam hari. Buka mulai pukul 22.00, Gudeg Pawon menawarkan sensasi unik dengan Anda harus masuk ke dapur untuk dilayani. Tekstur gudeg yang empuk dan manis berpadu sempurna dengan krecek pedas.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Gudeg dengan Krecek<\/li>\n<li>Desa ayam<\/li>\n<li>Opor Telur<\/li>\n<\/ul>\n<h2>3. Sate Klathak Pak Pong<\/h2>\n<p>Sate Klathak adalah kuliner yang wajib dicoba ketika berada di Jogja. Berbeda dari sate pada umumnya, Sate Klathak menggunakan tusuk besi untuk memasak. Tempat paling populer untuk menikmatinya adalah Sate Klathak Pak Pong di daerah Bantul. Daging kambing yang dipotong besar-besar dipadu dengan bumbu sederhana berupa garam dan merica membuat citarasanya benar-benar lezat.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Sate Klathak<\/li>\n<li>Tengkleng Kambing<\/li>\n<li>Gulai Kambing<\/li>\n<\/ul>\n<h2>4. Barta Jawa Mbah Gito<\/h2>\n<p>Bagi pencinta mi, Bakmi Jawa Mbah Gito adalah salah satu tempat yang wajib disambangi. Terletak di Kotagede, tempat ini menawarkan suasana pedesaan yang khas. Anda bisa menikmati bakmi nyemek atau goreng dengan sensasi rasa yang autentik berkat bahan-bahan lokal yang digunakan.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Bakmi daunnya<\/li>\n<li>Bakmi Goreng<\/li>\n<li>Teh Poci dengan Gula Batu<\/li>\n<\/ul>\n<h2>5. Lesehan Malioboro<\/h2>\n<p>Di sepanjang Jalan Malioboro, Anda akan menemukan banyak warung lesehan yang menawarkan beragam menu mulai dari ayam goreng, lele goreng hingga gudeg. Suasana malam dengan hiruk-pikuk para wisatawan serta penjual kaki lima, membuat makan di Lesehan Malioboro menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Ayam Goreng<\/li>\n<li>Danau<\/li>\n<li>Sambal mentah<\/li>\n<\/ul>\n<h2>6. Sekoteng dan Angsle Depan Toko Roti Orion<\/h2>\n<p>Setelah menikmati makanan berat, saatnya mencicipi sesuatu yang hangat dan manis. Terletak di depan Toko Roti Orion, kedai sekoteng dan angsle ini menjadi pilihan sempurna untuk menikmati malam di Jogja. Sekoteng yang berisi kacang tanah, mutiara, roti, dan jahe memberikan sensasi hangat di tengah dinginnya malam.<\/p>\n<h3>Menu Andalan:<\/h3>\n<ul>\n<li>Sekoteng<\/li>\n<li>Angsle<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tips Menikmati Kuliner Malam di Jogja<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Datang lebih awal<\/strong>: Beberapa tempat memiliki antrean panjang. Datang lebih awal bisa membantu Anda mendapatkan meja lebih cepat.<\/li>\n<li><strong>Bawa Uang Tunai<\/strong>: Meskipun banyak tempat sudah menerima pembayaran digital, membawa uang tunai tetap disarankan.<\/li>\n<li><strong>Bertanya pada Warga Lokal<\/strong>: Warga lokal sering kali memiliki rekomendasi kuliner terbaik di area tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jogja sebagai kota wisata menawarkan lebih dari sekadar tempat bersejarah. Dengan beragam pilihan kuliner malamnya, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang tak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliner Malam di Jogja yang Wajib Dicoba Yogyakarta, sering disebut sebagai Kota Pelajar, bukan cuma terkenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya, tetapi juga dengan kuliner malamnya yang menggugah selera. Saat matahari tenggelam, kota ini berubah menjadi surganya para pecinta kuliner dengan beragam makanan yang siap memanjakan lidah. Berikut adalah beberapa kuliner malam di Jogja yang&#8230;<\/p>\n<p class=\"more-link-wrap\"><a href=\"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/kuliner-malam-di-jogja-yang-wajib-dicoba\/\" class=\"more-link\">Read More<span class=\"screen-reader-text\"> &ldquo;Kuliner Malam di Jogja yang Wajib Dicoba&rdquo;<\/span> &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":125,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[32],"class_list":["post-124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-makanan-enak-jogja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":127,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124\/revisions\/127"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/media\/125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asanagardensiantar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}